Pernahkah anda mengikuti suatu
kegiatan? Di awal anda merasa begitu bersemangat, setiap kegiatan di awal anda
ikuti dengan begitu antusias dan energik! Tapi, pernahkah anda merasa, ketika
kegiatan itu berada di penghujung acara, rasanya badan anda lemas dan tak
bertenaga, anda seperti kehilangan semangat hidup, rasanya anda ingin kegiatan
itu segera selesai dan anda bisa pulang. Pernahkah anda merasa seperti itu?
Ya, mungkin anda pernah mengalami hal seperti itu. Saya-pun juga pernah mengalami hal seperti itu. Ketika mengikuti suatu acara yang berkelanjutan, awalnya saya semangat di hari-hari pertama, semua kemampuan saya, saya keluarkan. Tapi, ketika sudah di hari-hari akhir, saya rasanya ingin tidur saja dan meninggalkan kegiatan itu. Lebih baik saya berada di rumah dan beristirahat ketimbang mengikuti acara itu, saya tau acaranya akan sangat bermanfaat, tapi saya merasa begitu malas dan tak bertenaga.
KENAPA ITU BISA TERJADI?
Setiap orang memiliki tingkat
antusias di kehidupannya. Jika rasa antusias orang semakin tinggi, maka
hidupnya bisa dipastikan bewarna dan bersemangat. Orang yang tidak memiliki
antusias bisa dipastikan hidupnya akan abu-abu dan minim semangat. Jika hidup
tanpa antusias, bisa dipastikan orang itu tidak ‘benar-benar hidup’. Orang yang
tak memiliki rasa antusias dalam hidupnya ibarat seperti batu. Hanya terdiam di
tempat dan menunggu waktu sampai akhirnya batu itu hancur oleh alam sekitarnya.
Antusias itu ibarat bahan bakar.
Jika manusia adalah sebuah kendaraan, maka antusiaslah yang menjadi bahan
bakar. Tanpa antusias maka manusia tidak akan mampu melakukan fungsinya sesuai
dengan sasaran yang ingin ia raih. Karena bahan bakar bisa saja habis, maka
perlu untuk mengisi bahan bakar itu lagi agar mobil bisa berjalan. Perlu untuk
mengisi ulang antusias kita agar kita bisa menghadapi tiap aktivitas dengan
maksimal.
KENAPA HARUS ANTUSIAS?
Pertama, antusias membuat hidup
kita lebih bewarna, kita benar-benar hidup dengan antusias. Kedua, antusias itu
bahan bakar, ia yang membuat bagian-bagian lain bergerak. Ketiga, antusias
membuat kita meraih hasil yang maksimal. Dan masih banyak lagi keuntungan lain
yang diraih dari antusias.
Coba bayangkan, jika anda ingin
berangkat sekolah tapi tidak diiringi dengan rasa antusias atau tanpa rasa
semangat? Bisa dipastikan anda malas-malasan kesekolah, tapi karena orang tua
anda menyuruh anda, akhirnya anda berangkat ke sekolah dengan malas-malasan. Di
sekolah anda hanya terdiam dan bergerak seadanya, alhasil, semua tak
menghasilkan hasil yang maksimal atau bahkan hanya buang-buang waktu. Sehingga
kegiatan anda tak efektif dan anda sudah kehilangan waktu secara sia-sia.
BAGAIMANA CARA MENJAGA ANTUSIAS ANDA?
Anda perlu menjaga rasa antusias
anda agar kehidupan anda bisa menghasilkan hasil yang maksimal dan waktu anda
bisa terpakai secara berguna. Bagaimana caranya?
JADILAH API DAN BAKARLAH!
Api memiliki kemampuan membakar.
Anda perlu membakar semangat anda sendiri, tapi jika anda orang yang tak bisa
melakukannya sendiri, maka anda perlu membakar semangat orang lain. Dengan
membakar semangat orang lain, maka orang lain juga akan membakar semangat anda
ketika anda sedang berada di bawah.
Bagaimana cara membakar? MOTIVASI
JADILAH AIR DAN SIRAMILAH!
Air memiliki kemampuan untuk menyirami. Anda perlu
membersihkan diri anda, membersihkan segala bentuk keburukan yang ada di dalam
diri anda. Jika anda tak bisa melakukannya sendiri, maka mintalah orang lain
untuk melakukan itu. Begitupun dengan anda, bersihkanlah orang lain yang
membutuhkan.
Bagaimana cara menyirami? DEKATKAN DIRI ANDA KEPADA SANG PENCIPTA.
Karena dengan mendekatkan diri kepada-Nya, maka kita akan lebih dekat dengan
kebaikan.
JADILAH ANGIN DAN HEMPASKANLAH!
Angin memiliki kemampuan untuk menyejukkan dan menghempaskan.
Anda perlu menghempaskan segala keburukan yang ada diri anda, anda perlu menyejukkan
diri anda sendiri. Jika anda tak bisa melakukannya, maka mintalah orang lain
untuk melakukan hal itu kepada anda. Begitupun dengan anda, berikanlah
kesejukkan kepada orang lain, maka anda akan mendapatkan kesejukkan itu.
Bagaimana cara menghempaskan? SOLUSI. Temukan solusi dari masalah anda
dan orang lain.
JADILAH PETIR DAN SAMBARLAH!
Petir memiliki kemampuan untuk menyambar.
Petir mampu menghancurkan apa yang ia sambar, tapi di satu sisi, petir mampu
menjadi supply energy untuk menghidupkan barang-barang elektronik. Jadilah
petir, hancurkan hal yang tak berguna dan gantilah hal yang tak berguna itu
dengan hal yang berguna.
Bagaimana cara menyambar? EFEKTIFKAN WAKTU
ANDA. Gunakan waktu anda untuk hal yang bermanfaat. Evaluasi diri anda, apa
yang masih kurang dan apa yang perlu dibenahi.
Diri kita ibarat sebuah handphone. Jika handphone
menggunakan litium sebagai baterainya, maka kita menggunakan antusias. Ada
kalanya baterai habis sehingga perlu di cas, begitu juga dengan antusias,
kadang kala perlu diisi ulang. Tapi, kadang kala di sekitar kita tak ada sumber
listrik untuk men-charge-nya, sehingga
kita perlu menggunakannya untuk hal yang penting. Begitu juga dengan
antusias, jika di sekitar kita tak ada fasilitas untuk men-charge, maka kita
perlu menggunakan rasa antusias itu untuk hal yang penting.

0 komentar:
Posting Komentar