Minggu, 10 April 2016

BALANCE WORLD


Suatu hari saya sedang berjalan, tak lama kemudian ada motor melaju kencang disamping saya. Selang beberapa detik, pengendara motor itu me-rem mendadak, karena jalanan yang licin motor itu terjatuh, sang pengendara juga ikut terjatuh. Beruntungnya, tak ada luka yang parah dan motornya hanya lecet sedikit. Para pengendara motor yang ada didekatnya turun dari motornya dan membantunya untuk berdiri, meminggirkan si pengendara dan motornya ke pinggir jalan.

Saya melanjutkan perjalanan, puluhan meter saya berjalan. Lagi-lagi ada motor melesat kencang, tapi seketika ada angkutan umum yang hamper saja menabrak motor itu. Beruntungnya, motor itu berhasil menghindarinya, tapi dia meminggirkan motornya, berhenti, turun dari motor dan menghampiri pengemudi angkutan umum yang sedang berhenti itu. Si pengendara memaki si supir angkot, kehabisan kesabaran, si supir angkutan umum juga memaki balik dan main salah-salahan. Andai tak ada warga yang melerai, mungkin sudah terjadi pertempuran di situ.

Ya, terkadang saya berpikir, kenapa selalu ada orang jahat dan orang baik? Kaya dan miskin? Kenapa tak semua orang baik saja? Kenapa tak semua orang kaya saja? Bukankah jika semua orang kaya dan baik maka hidup ini akan tentram?

Tapi setelah saya berpikir, mustahil rasanya punya dunia seperti itu. Hidup itu bukan sekedar untuk dinikmati, tapi HIDUP adalah UJIAN. Jika semua orang baik, dimana letak ujiannya? Jika semua orang kaya dimana letak ujiannya? Jika semua orang baik, siapa yang harus ditolong? Toh hidup sudah tentram. Jika semua orang kaya, kepada siapa kita bersedekah dan saling memberi? Toh semua orang sudah kaya.

Adanya dua sisi yang berbeda memberikan kesempatan bagi kita untuk ber-amal. Adanya dua sisi membuat kita belajar lebih banyak tentang kehidupan. Adanya dua sisi yang berbeda membuat hidup ini SEIMBANG.

Selalu ada perputaran dalam hidup ini, perputaran itu yang menjaga keseimbangan hidup. Sama seperti air yang mengalir dari tempat tinggi ke tempat rendah, lalu ke laut, menguap ke atas dan turun sebagai hujan, dan begitu seterusnya. Ada perputaran energi yang menjaga ketersediaan energi. Dua sisi, jahat dan baik, kaya dan miskin, jujur dan berbohong, dan sebagainya adalah suatu hal yang menjaga keseimbangan hidup. Jika hanya ada satu sisi, bisa dikatakan hidup ini akan berat sebelah. Ibarat timbangan, jika berat sebelah maka akan ‘jomplang’ sebelah.

Selalu ada orang baik dan jahat. Yang baik dan jahat saling mempengaruhi satu sama lain, bagi mereka yang prinsipnya lemah, maka akan mudah terhasut. Contoh, orang baik menghasut orang jahat yang prinsipnya lemah sehingga orang jahat itu berubah menjadi baik, dan begitu pula sebaliknya. Sehingga seringkali kita melihat orang yang dulunya jahat banget, sekarang baik. Yang dulunya alim banget jadi rusak. Itulah perputaran.

Sama seperti seorang jomblo, dulunya jomblo tapi setelah bertemu dia sudah punya pasangan. Yang dulunya punya pasangan tiba-tiba putus dan menjadi jomblo. Itu salah satu perputaran juga.

Dua sisi lain yang tak bisa dipisahkan adalah MENYUKAI dan MEMBENCI. Jika anda menginginkan semua orang menyukai anda, berarti anda sudah GILA. Karena mustahil semua orang mencintai anda. Itu artinya MUSTAHIL semua orang membenci anda.


Tiap orang selalu ada yang menyukai dan membenci. Jagalah orang yang menyukai anda. Dan buat yang membenci anda, jangan dibenci balik. Walaupun dia membenci anda dari hati yang paling dalam, anda tak perlu membalas dengan sesuatu yang sama.

Kuncinya adalah bersabar dalam menghadapi orang yang membenci anda. Tak perlu ditanggapi dengan emosi adalah cara menghadapi orang yang membenci anda. Tetap tersenyum kepadanya adalah balasan terbaik yang diberikan untuk orang yang membenci anda.

Walaupun pada dasarnya diri kita sendiri juga memiliki sisi baik dan buruk. Cuman, selalu ada yang dominan di antara baik dan buruk. Masalahnya, anda mau dominan kemana? Baik atau buruk? Itu pilihan anda tentunya.


Hidup ini adalah ujian. Adanya dua sisi berbeda membuat ujian dalam hidup ini. Hidup ini bukan sekedar untuk dinikmati. Jika ada orang berkata “nikmati saja hidup ini dulu” maka itu tidak ada salahnya. Nikmati hidup berarti MENIKMATI UJIAN. Selamat menempuh ujian.

Categories:

0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com

Copyright © Pradhipta8 | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑